Halloween party ideas 2015


Di antara ciri khas orang beriman adalah senantiasa mengingat dan memuji Allah di berbagai waktu, serta banyak berzikir di waktu pagi dan petang, seperti yang disebutkan di dalam firman Allah ta'ala:

فَسُبْحَٰنَ ٱللَّهِ حِينَ تُمْسُونَ وَحِينَ تُصْبِحُونَ

“Maka bertasbihlah kepada Allah di waktu kamu berada di petang hari dan waktu kamu berada di waktu subuh,” [QS Ar-Rum: 17].
 ===
Subscribe channel Telegram PPTQ At-Taqwa di: https://t.me/pptqattaqwa2

🔴Anda sedang mencari pesantren tahfiz setingkat SMP? Yuk cari tau infonya di sini: https://bit.ly/daftarATTAQWA


Sukoharjo, El-Taqwa.Com - Pondok Pesantren Tahfizhul Quran (PPTQ) At-Taqwa Sukoharjo kembali menggelar Tasmi' Asatizah pada Sabtu, 10 September 2022.

Tasmi Asatizah adalah agenda PPTQ At-Taqwa Sukoharjo yang rutin digelar setiap Sabtu.

Pada acara ini, asatiz yang membacakan hafalannya di hadapan para santri PPTQ At-Taqwa adalah Ustadz Hanif Afrida, Ustadz Ahmad Izzudin Al-Barani, serta Ustadz Jaisyurrahman.

“Memberikan contoh bacaan. Agar santri memiliki contoh bacaan standar, bisa mempraktikkan kaidah tajwid, serta agar bacaan tidak tergesa-gesa, dan enak untuk didengarkan,” tutur Ustadz Masyhuri Al-Hafiz, kepala bagian Tahfizh PPTQ At-Taqwa Sukoharjo.
Tak hanya ketiga ustadz tersebut, beberapa santri juga ditunjuk untuk menyetorkan hafalannya di hadapan seluruh santri dan Asatizah PPTQ At-Taqwa.

“Agar santri memiliki mental yang kuat dan keberanian untuk membacakan hafalannya di depan orang banyak secara bil gaib,” demikian tutur ustadz alumni Markaz Arroyan Hadramaut Yaman itu.
Teknis untuk Tasmi Santri PPTQ At-Taqwa adalah setiap santri yang ditunjuk pada Sabtu tersebut wajib membacakan setengah juz dari hafalan yang sudah mereka punya.

Anda sedang mencari Pondok Pesantrèn Tahfizh setingkat SMP? Ke PPTQ At-Taqwa saja! Klik ini untuk info selengkapnya: bit.ly/daftarATTAQWA


Sukoharjo, El-Taqwa.Com - Pondok Pesantrèn Tahfizhul Quran (PPTQ) At-Taqwa Sukoharjo menggelar Gladhi Bersih Asesmen Nasional Berbasis Komputer pada Senin dan Selasa, 12-13 September 2022.

Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) merupakan program penilaian mutu sekolah. 

Titik tekan dari ANBK adalah kompetensi murid sekolah dalam hal literasi, karakter, numerik, dan lingkungan belajar.

Pada Gladhi Bersih ANBK ini, santri PPTQ At-Taqwa diharuskan untuk menjawab beberapa pertanyaan melalui suatu aplikasi berbasis daring yang disediakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Kegiatan ini adalah persiapan untuk ANBK yang akan diadakan pada 19-22 September 2022.

“Ini adalah pengembangan dari Ujian Nasional yang dulu memakai kertas dan pensil. Kini, Ujian diganti dengan Asesmen, yang artinya sama² penilaian, tetapi memakai komputer dan internet,” tutur Ustadz Ahkad Al-Muhsin, koordinator Pendidikan Kesetaraan PPTQ At-Taqwa Sukoharjo.

Menurut beliau, banyak santri yang lebih memilih memakai kertas dan pensil. 

“Ya enak pakai kertas dan pensil, ustadz,” celetuk Isa Abdul Azis asal Surakarta. “Kemarin sempat ngerjain sampai 80%, tiba-tiba jaringan atau server terputus. Jadi harus ngulangi lagi, ustadz.”

Meski demikian, PPTQ At-Taqwa Sukoharjo beserta santri-santrinya tetap tuntas dalam menjalani Gladhi Bersih ANBK tahun 2022 ini.

Anda sedang mencari Pondok Pesantren Tahfizh setingkat SMP? Daftar di PPTQ At-Taqwa saja! Klik bit.ly/daftarATTAQWA


Tertipu dengan jumlah pengikut yang banyak, lalu mengaitkan kebenaran dengan banyaknya jumlah pengikut, sikap seperti ini adalah kesalahan yang menjadikan kaum-kaum sebelumnya menyimpang.

Coba renungi firman Allah ta'ala di bawah ini:

وَإِن تُطِعْ أَكْثَرَ مَن فِى ٱلْأَرْضِ يُضِلُّوكَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ

“Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah,” [QS Al-An'am: 116].
===
https://t.me/pptqattaqwa2

🔴Cari pesantren setingkat SMP? Klik bit.ly/daftarATTAQWA


Orang yg keras kepala terhadap kebenaran akan mampu menyuguhkan beribu-ribu alasan, meskipun alasan² itu tidak masuk akal. Seperti Fir'aun yg ketika juru sihirnya kuwalahan menghadapi Musa alaihissalam, Fir'aun justru menuduh Musa dengan kata-katanya:

إِنَّهُۥ لَكَبِيرُكُمُ الَّذِى عَلَّمَكُمُ السِّحْرَ
 
“Sebenarnya Musa itu pemimpin kalian di dunia sihir, kan? Dia adalah pembesar kalian dan orang yang telah mengajarkan sihir kepadamu sekalian,” [QS Taha: 71].

Syaikh Sulaiman Al-Asyqar berkata:

“Saking keras kepalanya, Fir'aun ingin menyebarkan syubhat pada orang-orang agar mereka tidak beriman, sebab Fir’aun itu sebenarnya tahu bahwa para tukang sihir itu tidak pernah belajar sihir dari Musa, bukan pula pemimpin mereka, serta antara mereka dan Musa tidak ada hubungan sebelumnya,” [Zubdatut Tafsir].
===
https://t.me/pptqattaqwa2

🔴Cari pesantren setingkat SMP? Klik bit.ly/daftarATTAQWA
Diberdayakan oleh Blogger.