Halloween party ideas 2015
Tampilkan postingan dengan label Galeri. Tampilkan semua postingan

Divisi Pondok Pesantren Yayasan At-Taqwa Nguter | Bidang Informasi & Penerbitan
=====================
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh..

Segala puji bagi Allah, yang selalu menepati janjiNya,

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْۤا اِنْ تَـنْصُرُوا اللّٰهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ اَقْدَامَكُمْ

"Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu," [QS. Muhammad: 7].


Segala puji bagi Allah yang menjanjikan bahwa, "Bersama kesulitan ada kemudahan," [QS Al-Insyirah: 06].


Proses pembangunan Pondok Pesantren Tahfizhul Qur'an At-Taqwa Nguter-Sukoharjo terus berlanjut, dan alhamdulillah, hingga hari ini (01 Desember 2015) telah terjadi beberapa perkembangan seperti:


1. Pembangunan masjid di kompleks PPTQ At-Taqwa Nguter (Putra) seluas 15*12 meter persegi yang telah berlangsung kisaran 50%

2. Pembuatan tanggul sungai di kompleks PPTQ At-Taqwa Nguter (Putra)

3. Pembukaan lahan perluasan baru.


Alhamdulillah, lancarnya proses pembangunan ini tidak lain adalah berkat kemurahan Allah, yang menggerakkan hati para muhsinin, untuk menyokong pembangunan PPTQ At-Taqwa Nguter-Sukoharjo.

Dengan ini, kami sampaikan kepada para muhsinin bahwa harta Anda tidak akan sia-sia selama niat Anda ikhlas karena Allah.

Sungguh, santri-santri di PPTQ At-Taqwa Nguter-Sukoharjo merasa sangat terbantu dengan fasilitas yang Anda bangun dengan harta Anda.


Bagaimana akan sia-sia jika fasilitas Anda setiap harinya digunakan untuk:

1. Melantunkan dan menghafal Alquran, Kalamullah, sebaik-baik ucapan. Padahal setiap huruf dari Alquran itu dinilai 10 kebaikan. Berapa ribu huruf yang dibaca dan dihafal oleh para santri dalam sehari

2. Menimba ilmu, padahal orang yang keluar untuk menuntut ilmu dianggap seperti "jihad fi sabilillah"

3. Membentuk ukhuwah islamiyah dalam kehidupan berjamaah di pesantren, padahal ukhuwah islamiyah adalah wujud dari ketulusan iman, dan masih banyak lagi keutamaan yang lainnya.


Oleh karena itu, dengan ini kami mengundang para muhsinin untuk berkunjung ke PPTQ At-Taqwa Nguter-Sukoharjo dan melihat langsung proses  pembangunan di pesantren kami.

Kami menyeru kepada kaum muslimin semuanya untuk kembali bersiap-siap memberikan andil dalam pembangunan PPTQ At-Taqwa Nguter Tahap Ke-4 di lokasi perluasan pesantren baru yang mencakup:

1. Satu buah masjid
2. Tiga lokal asrama
3. Empat lokal kelas
4. Satu rumah pengampu pondok

Nantikan launching proposalnya...! Dan pastikan Anda ikut andil di dalamnya...!

Berikut kami lampirkan foto-foto perkembangan Pesantren Tahfizhul Quran At-Taqwa Nguter-Sukoharjo.


Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh..

Yayasan Islam At-Taqwa Nguter
Divisi Pondok Pesantren

Uwais Abdullah, Lc
www.el-taqwa.com
facebook.com/pptqattaqwa
Telegram.me/pptqattaqwa
+62 858-6779-1809

Lokasi perluasan pesantren baru

Proses pembangunan masjid di pondok putra

Proses pembangunan masjid di pondok putra


Pembangunan tanggul sungai di pondok putra

Tiga ruang kelas hasil Program Pembangunan PPTQ At-Taqwa Tahap III

Tiga ruang kelas hasil Program Pembangunan PPTQ At-Taqwa Tahap III



Nguter, El-Taqwa.Com- Sukur Alhamdulillah, Allah menyegerakan turunnya hujan selang satu jam setelah masyarakat Desa Pengkol, Kec. Nguter, bersama dengan seluruh civitas akademika Pondok Pesantren Tahfidzul Quran At-Taqwa Sukoharjo melaksanakan shalat istisqa (shalat meminta turunnya hujan). Baca beritanya di sini

"Turunnya hujan ini semoga semakin menambah keimanan orang-orang yang beriman," ujar Ustadz Uwais Abdullah, pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Nguter, Sukoharjo. "Meski jalannya shalat tanpa dukungan sound system, tetapi Allah mendengar doa-doa antum semua. Semoga dengan peristiwa ini hati kita semakin tunduk kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala."


Ustadz Abu Ibrahim Al-Hafizh, selaku imam shalat istisqa, menanggapi turunnya hujan ini dengan berwasiat sebagai berikut:

Alhamdulillah...

وَاَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ

"Dan terhadap nikmat Tuhanmu, hendaklah engkau siarkan (dengan bersyukur)," [QS. Ad-Duha: Ayat 11].

"Alhamdulillah, perlu kita syukuri karena dengan izin Allah subhanahu wa ta'ala, Allah menurunkan rahmatNya kepada kita semua...

"Selanjutnya , kita mesti bahu membahu menjaga keistiqomahan bersama masyarakat agar senantiasa menjadi hamba Allah yang taat kepadaNya, menegakkan amar maruf nahi munkar dan melakukan hal-hal lain yang mampu menghindarkan kita dari murka Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

"Sungguh, Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَاتَّقُوْا فِتْنَةً لَّا تُصِيْبَنَّ الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا مِنْكُمْ خَآصَّةً   ۚ  وَاعْلَمُوْۤا اَنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ

"Dan peliharalah dirimu dari siksaan yang tidak hanya menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Ketahuilah bahwa Allah sangat keras siksa-Nya," [QS. Al-Anfal: Ayat 25].

Berikut adalah salah satu ekspresi sukur dari santri Pondok Pesantren Tahfidzul Quran At-Taqwa Nguter Sukoharjo atas turunnya rahmat Allah Subhanahu Wa Ta'ala berupa hujan setelah shalat istisqa:

Santri Pondok Pesantren Tahfidzul Quran At-Taqwa Sukoharjo Hujan-Hujanan di Lokasi Pembangunan Masjid Pondok

Santri Pondok Pesantren Tahfidzul Quran At-Taqwa Sukoharjo Hujan-Hujanan di depan Bangunan Kantor Guru Hasil Donasi Para Muhsinin

Unjuk Keahlian Bela Diri dari Santri Pondok Pesantren Tahfidzul Quran At-Taqwa Sukoharjo

Santri Pondok Pesantren Tahfidzul Quran At-Taqwa Sukoharjo Hujan-Hujanan di Lokasi Pembangunan Masjid Pondok

Santri Pondok Pesantren Tahfidzul Quran At-Taqwa Sukoharjo Sujud Sukur di depan Bangunan Kelas Baru Hasil Donasi Para Muhsinin

Santri Pondok Pesantren Tahfidzul Quran At-Taqwa Sukoharjo Hujan-Hujanan di Lokasi Pembangunan Masjid Pondok



Nguter, Sukoharjo- Yayasan Islam At-Taqwa Nguter, sebagai induk dari Pondok Pesantren Tahfidzul Quran At-Taqwa Nguter, menggelar seminar bertajuk "Masa Depan Cerah Penghafal Quran" pada Rabu, 14 Oktober 2015.

Turut hadir pada acara tersebut sebagai pembicara utama adalah Ust Syarqun Al-Faruq Al-Hafidz selaku Direktur Islamic Center I'daduduat Isykarima, dan Ust Nashiruddin Abdulhalim selaku Direktur Ponpes Miftahul Huda, Boyolali.

Di dalam pemaparannya, Ust Syarqun menjelaskan tentang urgensi dan keutamaan menjadi Ahlul Quran. Ustadz yang mengambil sanad Quran di Mesir ini menyebut "Guru Ngaji" sebagai profesi terbaik di dunia, sebagaimana sabda Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam:

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

"Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Quran dan mengajarkannya," [HR Bukhari].

Akan tetapi sayang, imbuh beliau, banyak orang tua yang masih khawatir dengan duniawi anak jika keturunan mereka terfokus menggeluti urusan Quran.

"Bahkan ada beberapa orang tua yang menyekolahlan anak-anaknya di TK negeri, SD negeri, SMP negeri, SMA negeri, kampus negeri, agar kelak anak mereka menjadi Pegawai Negeri Sipil.

"Bukan berarti PNS itu profesi yang hina, tetapi jika seorang PNS atau apapun profesinya, jika ia kosong dari nilai-nilai Al-Quran, maka nihil pula kemuliaannya di sisi Allah," ujarnya.

Penuturan yang sama juga disampaikan oleh Ust Nashiruddin Abdulhalim. Di kesempatan tersebut, pengampu rubrik kajian Bahasa Jawa di salah satu radio dakwah lokal ini menyampaikan tentang peran orang tua terhadap pendidikan Al-Quran kepada anak-anaknya.

Menurut beliau lahirnya para penghafal adalah ancaman nyata bagi musuh-musuh Islam. Oleh karena itu, para musuh ini akan senantiasa membuat upaya sistematis dan berkesinambungan agar umat Islam menjadi jauh dari Al-Quran.

Di sisi yang lain, para musuh Islam yang menyadari hal tersebut justru merujuk kepada Al-Quran. Mereka mempelajarinya secara mendalam untuk menguasai dunia karena mereka sadar bahwa Al-Quran adalah sumber dari segala ilmu sehingga dengannya mereka bisa menguasai dunia.

Margareth Teacher, tokoh imperialis barat, mengatakan, "Jangan berharap mampu menguasai dunia jika di tangan kanan umat Islam masih memegang Tauhid dan Jihad, dan di tangan kiri mereka memegang Al-Quran."

"Maka wajar jika generasi terbaik umat ini, yakni zaman sahabat Radhiyallahuanhuma, selalu menjaga lima amalan yang tak akan pernah mereka lewatkan, salah satunya adalah melazimi Al-Quran," ujarnya mengutip perkataan Imam Al-Auzai Rahimahullah.

"Oleh karena itu, orang tua yang hebat akan menjadikan Quran sebagai landasan bagi kehidupan anak-anak mereka," tutup beliau di akhir sesi menjelang shalat Dzuhur.

MI Plus At-Taqwa Nguter Luncurkan Kelas Tahfidz
Ustadz Sukiyono, selaku ketua Yayasan Islam At-Taqwa Nguter, menjelaskan bahwa seminar "Masa Depan Cerah Penghafal Quran" digelar sebagai peluncuran program Kelas Tahfidz di MI Plus At-Taqwa Nguter, Sukoharjo.

"Tahun ajaran depan kita akan membuka Kelas Tahfidz di MI. Siswa yang memiliki minat dan kemampuan yang mumpuni untuk menghafal Al-Quran akan mendapat perlakuan spesial berupa penambahan jam-jam tahfidz di samping materi-materi pelajaran umum," ungkapnya.

"Dengan adanya program ini, kami berharap agar ketika mereka lulus dari MI At-Taqwa, mereka akan memiliki minimal 6 juz hafalan Quran untuk kemudian diselesaikan di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran At-Taqwa Nguter, Sukoharjo," pungkasnya.

Seminar "Masa Depan Cerah Penghafal Quran" dihadiri oleh sekitar 1000 orang, terdiri dari wali santri PPTQ At-Taqwa Nguter Sukoharjo dan juga wali murid MI Plus At-Taqwa, dan tiga TKIT At-Taqwa.


Sukoharjo, El-Taqwa.Com- Pondok Pesantren Tahfizhul Quran At Taqwa sukses menggelar Bedah Buku "Gerakan Hutsi" karya Mahasiswa Indonesi di Yaman, Ust Abu Zubair Abdullah Al Majdi dan Tabligh Akbar bertajuk, "Ancaman Syiah terhadap Nusantara."

Didukung sepenuhnya oleh Takmir Masjid Taqwa Desa Karangasem dan seluruh Pejabat Pemerintah Desa Karangasem, Kec. Bulu, Kab. Sukoharjo, acara tersebut dihadiri oleh sekitar 700 peserta yang berasal dari kawasan Sukoharjo, Klaten, Wonogiri, dan Jogja.

Meski bertempat di pedalaman yang jauh dari akses transportasi publik, animo masyarakat untuk mengetahui manuver-manuver Syiah di dunia, khususnya di Indonesia begitu besar.

Angga misalnya, karyawan di salah satu BUMN di Surakarta ini bahkan harus bertanya beberapa kali untuk bisa mencapai lokasi tabligh akbar.

"Alhamdulillah, setelah tanya warga lima kali akhirnya nyampe juga, Mas. Temanya itu bikin penasaran. Apa iya ribuan pencari suaka itu memang benar-benar Syiah. Saya ingin tahu jawabannya," demikian ujar Angga kepada tim web El-Taqwa.com.

Rasa penasaran Angga dan mungkin juga ratusan peserta tabligh akbar lainnya baru terjawab di akhir acara ketika sesi tanya jawab bersama kedua pemateri.

Menurut hasil investigasi tim Ust Tengku Azhar Lc, para pencari suaka asal Afghanistan dan Iran yang berada di Medan sudah berani menghina umat Islam Sunni di pasar-pasar setempat.

"Ente Sunni??! Ente Sunni??! Hmm!!! (Sambil menunjukkan jempol ke bawah)," demikian ujar Ust Tengku Azhar, Lc memperagakan salah satu temuannya di lapangan.

Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa potensi pecah perang antara Sunni (umat Islam) melawan Syiah begitu besar. Mengutip pernyataan Habib Ahmad bin Zein Al Kaaf - pengurus PWNU dan MUI Jawa Timur, Ust Tengku Azhar mengatakan bahwa di Jawa Timur, baik Sunni maupun Syiah sudah sama-sama mengasah pedang.

"Tinggal nunggu aja itu di Jatim, dua atau lima tahun lagi mungkin," imbuh relawan Hilal Ahmar Society di Suriah tersebut.


Di akhir acara, pembicara mengaku berterima kasih kepada Pejabat Pemerintah Desa Karangsem yang sangat mendukung acara tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Kepala Desa yang begitu mendukung acara ini. Bukannya takut perang, tidak. Hanya saja, kita bisa menepis potensi perang Sunni versus Syiah jika saja seluruh pejabat pemerintahan mau membuka mata terhadap bahaya Syiah," ucap Ust Tengku di sesi penutup. (Irfan/Mukminuncom)



Pondok Pesantren Tahfizhul Quran At Taqwa Nguter, bekerja sama dengan Takmir Masjid At Taqwa Karangasem, Kec. Bulu, Kab. Sukoharjo, menggelar acara:

1. Bedah Buku "Gerakan (Syiah) Hutsi"
Bersama Penulis dan Peneliti Gerakan (Syiah) Hutsi di Yaman, Ust Abu Zubair Abdullah Al Majdi

2. Tabligh Akbar "Ancaman Syiah Terhadap Nusantara"
Bersama Dai dan Peneliti Syiah di Indonesia, Ust Tengku Azhar, Lc

Acara akan dimoderatori oleh Ust Lukman Al Azhar, Lc (Direktur PPTQ At Taqwa Nguter).

Acara akan digelar pada:
Kamis, 25 Desember 2014
Pukul 08.00 WIB - Selesai
Di Masjid At Taqwa Desa Karangasem, Kec. Bulu, Kab. Sukoharjo.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

"Wahai orang-orang yang beriman! Kamu diwajibkan berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang yang dahulu daripada kamu, supaya kamu bertaqwa," (Al-Baqarah: 183).

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga” (HR. Tirmidzi no. 807, Ibnu Majah no. 1746, dan Ahmad 5/192, dishahihkan oleh Al-Albani).










عن أبي هریرة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: (( من نفس عن مؤمن آربة من آرب الدنيا نفس الله عنه آربة من آرب یوم القيامة، ومن یسر على معسر یسر الله عليه في الدنيا والآخرة، ومن ستر مسلما ستره الله في الدنيا والآخرة، والله في عون العبد ما آان العبد في عون أخيه

"Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barang siapa melepaskan seorang mukmin dari kesusahan hidup di dunia, nescaya Allah akan melepaskan darinya kesusahan di hari kiamat, barang siapa memudahkan urusan (mukmin) yang sedang kesusahan nescaya Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan akhirat. Barang siapa menutup aib seorang muslim, maka Allah akan menutup aibnya di dunia dan akhirat. Allah akan menolong seorang hamba, selama hamba itu sentiasa menolong saudaranya," (HR Muslim).







وَادْعُ إِلَىٰ رَبِّكَ ۖ وَلَا تَكُونَنَّ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

"..dan serulah mereka kepada (jalan) Rabbmu, dan janganlah sekali-sekali kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah," (QS Al-Qashash: 87)

وَادْعُ إِلَىٰ رَبِّكَ ۖ إِنَّكَ لَعَلَىٰ هُدًى مُسْتَقِيمٍ

"..dan serulah kepada (agama) Rabbmu. Sesungguhnya kamu benar-benar berada pada jalan yang lurus," (QS Al-Hajj: 67).

فَلِذَٰلِكَ فَادْعُ ۖ وَاسْتَقِمْ كَمَا أُمِرْتَ ۖ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ

"Maka karena itu serulah (mereka kepada agama ini) dan tetaplah sebagai mana diperintahkan kepadamu dan janganlah mengikuti hawa nafsu mereka.." (QS Asy-Syuura: 15).







يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا خُذُوا حِذْرَكُمْ فَانْفِرُوا ثُبَاتٍ أَوِ انْفِرُوا جَمِيعًا

"Hai orang-orang yang beriman, bersiap siagalah kamu, dan majulah (ke medan pertempuran) berkelompok-kelompok, atau majulah bersama-sama!" (QS An-Nisa: 71)
عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اَلْـمُؤْمِنُ الْقَـوِيُّ خَـيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَـى اللهِ مِنَ الْـمُؤْمِنِ الضَّعِيْفِ، وَفِـيْ كُـلٍّ خَـيْـرٌ

"Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu , beliau berkata, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allâh Azza wa Jalla daripada Mukmin yang lemah; dan pada keduanya ada kebaikan," (Hadits ini shahîh. Diriwayatkan oleh Muslim (no. 2664); Ahmad (II/366, 370); Ibnu Mâjah (no. 79, 4168)).



Diberdayakan oleh Blogger.