Definisi Orang yang Arif Bijaksana Oleh Ibnu Taimiyah
8/19/2018 06:23:00 AM
✍ Syekhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah berkata:
ุงْูุนَุงุฑُِู َูุง َูุฑَู َُูู ุนََูู ุฃَุญَุฏٍ ุญًَّูุง، ََููุง َูุดَْูุฏُ ุนََูู ุบَْูุฑِِู َูุถًْูุง، َِููุฐََِูู َูุง ُูุนَุงุชِุจُ، ََููุง ُูุทَุงِูุจُ، ََููุง ُูุถَุงุฑِุจُ
“Orang yang arif adalah orang yang tidak melihat haknya atas seseorang dan tidak memperlihatkan kelebihannya kepada orang lain; sehingga dia tidak mencela, tidak menuntut, dan tidak membanding-bandingkan.”
๐ Madarijus Salikin: 1/519
┈┉❀๐๐ธ๐❀┉┈
๐ Pondok Pesantren Tahfizhul Quran At-Taqwa Sukoharjo:
๐ www.el-taqwa.com
๐ฒ @pptqattaqwa
┈┉❀๐๐ธ๐❀┉┈
Komentar
Silakan tinggalkan pertanyaan, masukan, atau doa terbaik Anda.
Posting Komentar