Kedudukan Khusus Seorang Ibu di dalam Quran
1/02/2018 08:13:00 PM
☝Allah ๏ทป berfirman:
{ุญَู ََูุชُْู ุฃُู ُُّู ًَْูููุง ุนََٰูู ٍَْููู َِููุตَุงُُูู ِูู ุนَุงู َِْูู} [ููู ุงู : 14]
“ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun,” (QS Luqman: 14).
๐Ibnu Katsir Rahimahullah berkata:
َูุฅَِّูู َุง َูุฐُْูุฑُ ุชَุนَุงَูู ุชَุฑْุจَِูุฉَ ุงَْููุงِูุฏَุฉِ َูุชَุนَุจََูุง َูู َุดََّูุชََูุง ِูู ุณََูุฑَِูุง ًَْูููุง َََูููุงุฑًุง ، ُِููุฐَِّูุฑَ ุงََْูููุฏَ ุจِุฅِุญْุณَุงَِููุง ุงْูู ُุชََูุฏِّู ِ ุฅَِِْููู
“Dan sesungguhnya Allah Ta'ala menyebut secara khusus perjuangan seorang ibu dalam mengurus anaknya. Penderitaan dan pengorbanan seorang ibu dalam melindungi anaknya, yakni dengan tidak bisa tidur nyaman di sepanjang siang dan malam. Itu semua agar anak selalu mengingat jasa-jasa ibunya.”
๐Tafsir Ibnu Katsir
~~~~~~~~~~
๐ฒ Gelombang 1 Pendaftaran Santri Baru Pesantren Tahfizh At-Taqwa (25 - 31 Januari 2018)
๐Info: bit.ly/daftarATTAQWA
๐ฅProfil: youtu.be/rlg1lYkkqXQ
~~~~~~~~~~
Komentar
Silakan tinggalkan pertanyaan, masukan, atau doa terbaik Anda.
Posting Komentar