Halloween party ideas 2015


Pertanyaan:
Saya memiliki seorang saudara perempuan usia lima setengah tahun dan saya ingin mengajarinya menghafal Quran. Di mana saya harus memulainya dan bagaimana?

Jawaban oleh Syeikh Muhammad bin Shalih Al-Munajjid
Membesarkan anak untuk taat dengan ajaran Islam sedari dini, mengajari mereka menghafal Kitaabullah dan mendidik mereka dengan Sunnah Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam adalah sesuatu yang sangat penting, khususnya di masa sekarang.

Tetapi hal tersebut sering dilalaikan oleh banyak manusia, khususnya kepada anak-anak mereka dan siapa saja yang berada di dalam tanggungannya. Mereka (para orang tua) disibukkan dengan hal-hal yang tidak bermanfaat bagi anak-anak mereka di kehidupan akhirat atau bahkan membahayakan mereka. Alhasil, anak-anak tadi secara emosi justru lebih condong kepada figur-figur yang tidak semestinya dijadikan suri tauladan, seperti aktor, olahragawan, dan penyanyi.

Kami mengapresiasi pertanyaan saudari dan kami berdoa kepada Allah semoga ia diberi istiqamah dan pertolongan dalam perkara ini dan lainnya, serta pahala bagi dirinya kelak di hari Penghitungan. Adakah sesuatu yang lebih agung daripada menghadap Rabb semesta alam dengan catatan amal saleh yang di dalamnya tercakup memberi petunjuk kebaikan kepada orang lain atau bekerja sama di dalam kebaikan?

Tentang si gadis kecil ini, juga cara mengajarinya menghafal Qiran, kami nasihatkan kepada saudari untuk melakukan hal-hal seperti berikut:

1. Awali dengan yang paling mudah untuk dibaca dan dihafal, seperti Surat Al-Fatihah, berlanjut kepada juz terakhir yang dihafal dari belakang. Mulai dengan yang mudah, berlanjut kepada yang lebih sulit. Terlebih lagi, ia akan merasa benar-benar perlu dengan hal ini (dengan hafalan ini -pent) kelak ketika ia mulai belajar shalat.

2. Minimalkan jumlah hafalan tiap harinya, agar ia mampu menghafalnya dan merasa mudah untuk menghafal bagian selanjutnya. Jumlah di sini bisa bervariasi dari satu anak ke anak yang lain, tergantung tingkat kecerdasan dan ingatannya.

3. Sering-seringlah melakukan murajaah (mengulang) agar apa yang telah dihafal bisa semakin melekat. Jangan lewatkan satu hari pun tanpa menambah hafalan baru dan me-murajaah hafalan lama.

4. Dorong ia dengan memberi hadiah setiap kali selesai menghafal satu juz--misalnya--atau ketika ia berhasil menghafalnya dengan baik.

5. Mulailah beralih dari sekedar mendikte dan memintanya mengulang--yang sudah lazim untuk tahap-tahap awal menghafal Quran--kepada mengajarinya membaca Al-Quran, agar ia bisa dengan mudah membaca Quran secara mandiri ketika kakaknya atau gurunya berhalangan hadir.

6. Biasakan agar ia membaca apa saja yang telah ia hafal di dalam shalat, apakah itu shalat wajib atau pun shalat sunnah, kelak ketika ia menginjak usia di mana ia mulai berkewajiban shalat atau ketika ia sudah bisa memahaminya.

7. Biasakan ia untuk mendengar apa-apa yang telah ia hafal dari kaset atau komputer, agar ia dapat mendengar pengucapan (makhraj) dan pembacaan (tajwid) yang benar, juga agar ia dapat me-murajaah dan memperkuat hafalannya.

8. Pilih waktu yang tepat untuk menghafal, khususnya ketika gangguan di kala itu tidaklah banyak--seperti setelah Fajar atau antara Maghrib dan Isya'. Hindari menghafal ketika lapar, lelah, atau mengantuk.

9. Puji ia atas apa yang telah ia hafal di depan tetangga dan sanak kerabat, agar ia terdorong (untuk terus menghafal -pent) dan agar mereka juga terdorong untuk melakukan hal yang sama. Di saat yang sama, mintalah perlindungan kepada Allah dari mata jahat (ain) dan iri dengki.

10. Penting baginya untuk terus menggunakan satu mushaf tanpa pernah berganti, agar tampilan ayat-ayat Quran bisa tercetak di dalam ingatannya.

11. Dorong ia untuk menulis apa-apa yang telah ia hafal, agar ia bisa mengombinasikan antara belajar menulis sembari memperkuat hafalannya. Hanya Allahlah Sumber segala kekuatan.

Sumber:
http://islamqa.info/en/32436

Diterjemahkan oleh:
Irfan Nugroho
Staf pengajar Bahasa Inggris di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran At-Taqwa Nguter, Sukoharjo, Jawa Tengah.

====================
šŸ‘Zakat, infak, atau sedekah Anda untuk Pondok Pesantren Tahfidzul Quran At-Taqwa Nguter, Sukoharjo bisa melalui transfer ke No. Rek (BRI): 6913-01-018205-53-4 a/n PP Tahfizhul  Qur'an At-Taqwa

šŸ“©Berlangganan tausiyah dari Pondok Pesantren Tahfidzul Quran At-Taqwa Nguter, Sukoharjo . Ketik "GABUNG" kirim via Whatsapp ke: +6285647172180

šŸ”ŠRaih pahala dengan berbagi konten bermanfaat
Diberdayakan oleh Blogger.